pemikiran pertama saat memberi judul pada artikel ini adalah "waw akhirnya ada kalimat realistis yang dijadikan judul artikel yang aku buat" HAHAHA. sebenarnya gak gitu sih bahasanya, cuma diperhalus saja, karena yang originalnya begini "jir akhirna make judul realistis kieu di artikel urang". Bagi yang gak tau, itu bahasa sunda yang artinya kurang lebih seperti kalimat kutip awal.
ya.. sesuai judul deh ya, ini berupa metode atau sederhananya saran yang keluar dari diri sendiri sih. Karena rasa keragu-raguan dan ketakutan setiap orang berbeda sehingga untuk cara-cara yang aku baca di artikel lain saat aku menggunakan kata kunci "
CARA MEYAKINKAN DIRI SUPAYA LEBIH PERCAYA DIRI" adalah sebagian besarnya copy paste. menurutku loh ya ini.
masuk ke pembahasan sesuai judul ya...
1. MELAKUKAN SESI TANYA JAWAB PADA DIRI SENDIRI
(sumber : https://id.pinterest.com/pin/545780048582802782/)
Alasan saya menyarankan melakukan sesi tanya jawab adalah karena kita sebagai seorang manusia perlu mengerti diri kita masing-masing secara mendalam. Tujuannya adalah karena kita seorang manusia yang selalu mempunyai keinginan. Seperti kenapa artikel ini adalah karena kita perlu meningkatkan rasa percaya diri dikarenakan rasa ragu-ragu yang membuat diri kita merasa kurang dari orang lain. Keinginannya adalah eksistensi yang menjadi keinginan paling dasar seorang manusia.
contoh pertanyaan yang sering saya lakukan adalah seperti berikut :
"Kenapa semua orang harus tertarik melihat saya?"
jawabannya dari mana?
coba kalian mengucapkan pertanyaan yang saya tulis di atas. Setelah melakukan hal tersebut, coba rasakan seketika seperti dijawab oleh otak kalian. (bener atau enggaknya tergantung diri kalian menghendaki hal tersebut atau enggak ya)
kalau saya sih biasanya terlintas dan jujur ya jawaban yang seketika lewat di pikiran saya adalah
"Karena saya berbeda dengan kebanyakan orang" (ini tiba-tiba loh)
setelah dari pertanyaan ini saya terus meyakinkan diri dengan pertanyaan dan biar pikiran saya yang menjawab. KUNCINYA ADALAH PERTANYAAN YANG DIAJUKAN KEPADA DIRI SENDIRI HARUS BERSIFAT POSITIF.
2. MENGINGAT APA YANG KITA MILIKI (KEBANGGAAN PADA DIRI SENDIRI)
(sumber : https://id.pinterest.com/pin/572449802609211969/)
Fase ini penting bukan karena saya nyuruh kalian buat sombong ya. Tujuannya adalah dengan mengingat hal-hal positif yang sifatnya seperti prestasi itu penting ditanamkan diri sendiri. Sadar atau tidak sadar, kebanggaan yang kita rasain secara tidak langsung membuat diri kita semakin berkembang lebih baik. Poin kelemahannya adalah disini, ketika kita sudah bangga pada diri sendiri, jangan pernah merasa cukup ketika melakukan sebuah kebanggaan. Hasilnya adalah kita akan sombong dan tidak mau belajar lagi.
Kebanggaan yang ditanamkan pada diri sendiri itu poin pengembangan untuk mengukur sejauh mana kita mengeksistensi diri sebagai "manusia yang ingin belajar terus menerus dan percaya kepada Tuhan yang sudah memberikan tenaga dan pikiran secara seimbang"
3. PERHATIKAN ORANG SEKITAR
(sumber : pinterest)
Memperhatikan orang-orang disekitar kita menurut saya adalah hal yang penting. Tujuannya adalah karena dengan memperhatikan orang sekitar, kalau saya secara pribadi tiba-tiba muncul pertanyaan "apa orang-orang yang saling berinteraksi ini pernah marah, takut dan menyesal? lalu apa sikap yang mereka tunjukkan adalah kejujuran?"
jawaban yang langsung terlintas di pikiran saya adalah "Pernah"
sehingga dari pertanyaan itu saya memperhatikan dengan bijak tanpa memperlihatkan pandangan curiga atau lain-lain ya. Tetap jaga kesopanan.
4. TEMPATKAN DIRI PADA POSISI BAHWA DIRI SENDIRI ADALAH YANG MENARIK
(sumber : https://id.pinterest.com/pin/257690409913729133/)
Sebenernya trik yang ini sih semacam sugest buat diri sendiri. Saya sendiri selalu punya keyakinan bahwa sugest lebih baik dari pada obat kalau kita lagi sakit. Alasannya karena saya meyakini segala yang terjadi dalam hidup saya mulai dari emosi, pandangan orang lain, dan akibat apapun yang terjadi itu adalah karena pemikiran sendiri. Karena menurut saya, sugest itu membentuk mindset.
Mindset disini mendorong hormon pada otak untuk melakukan hal-hal baik yang akan direalisasikan organ tubuh dan menjadi sebuah keadaan.
5. LUPAKAN PANDANGAN ORANG LAIN TERHADAP DIRI SENDIRI
(sumber : https://id.pinterest.com/pin/471189179757968023/)
Melupakan yang saya maksud adalah metode untuk cuek terhadap pemikiran kita sendiri. Maksudnya begini, kita pernah ada pada posisi dimana kita ragu melakukan sesuatu karena sudah memikirkan apa yang orang lain akan katakan jika kita melakukan hal tersebut. Ini yang harus dan wajib dihindari oleh seorang manusia yang ingin lebih baik. Tujuannya adalah supaya kita tidak terjebak dalam pikiran negatif yang kita buat-buat ini. Kembali pada poin sebelumnya ketika
mindset positif terbentuk, maka segala yang akan keluar dari dalam tubuh kita akan baik dan terlihat lepas oleh orang sekitar yang menganggap kita.
Kalau pemikiran tentang orang lain ini muncul ke dalam diri, coba fokus kalau kita mau melakukan apa. Jangan memikirkan apa yang orang lain akan komentari. Bukan berarti kita tidak menerima komentar, boleh kalian dengarkan dan dipikirkan ulang. Jangan membawa perasaan saat ada yang mengomentari supaya pemikiran kalian tetap logis dan emosi akan terorganisir secara baik dalam diri.
6. TUJUAN DARI PERCAYA PADA DIRI SENDIRI
(sumber : https://id.pinterest.com/pin/ASYefa8pbi-GR_LmBHrgbEyVnqZ-qCE4NhGi11RufXZdPgxwbsXxWao/)
Saya menanamkan rasa percaya diri pada diri saya adalah karena tujuan saya ingin terlihat apa adanya. Khususnya untuk diri sendiri, karena dengan percaya diri, saya merasa apa yang saya lakukan tidak berlatar kebohongan atau bertindak menjadi diluar saya. Percaya diri membuat orang yang berinteraksi dengan saya menjadi lepas dan tidak merasa tertekan harus terlihat baik. sehingga tujuannya adalah saling menerima satu sama lain.
Saya dulu selalu lupa kalau sudah membaca beberapa artikel atau buku soal pengembangan diri. Saking banyaknya referensi yang seharusnya saya lakukan pada saat itu menjadikan saya kurang fokus saat pada posisi-posisi yang tidak nyaman. Akhir-akhirnya adalah saya merendahkan diri sendiri dan ini sudah sangat jelas akan merugikan mental saya sendiri. Sehingga sejak saat itu ada sebuah bacaan dalam buku yang berjudul "
Calm" karya Michael Smith yang menyarankan untuk menulis jurnal setiap hari. saya melakukan itu meski masih kadang lewat-lewat beberapa hari. Namun ini sangat membantu.
Saya sekarang lebih baik dari yang dulu seorang manusia minder karena merasa diri ini banyak kekurangannya, hingga sekarang saya merasa bersyukur atas apa yang saya punya.
INGAT YA. kalau lupa metodenya, biasakan membawa buku kecil untuk meminimalisir kegiatan yang monoton. Tulis apa saja yang ingin tangan kalian tulis. Karena sebelum menolong orang lain, kita harus menolong diri sendiri supaya saat menolong orang lain, kita tidak akan ingkar janji.
Bandung, 24 Mei 2018
ksmdw
Comments
Post a Comment